Volume penjualan Semen Indonesia 26,43 juta ton

Produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia Tbk masih membukukan pertumbuhan yang positif dari volume penjualan semennya sampai November 2017 ini. Hal ini digenjot oleh proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang mengebut pengerjaannya.

Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia mengatakan, sampai akhir tahun, pihaknya masih optimistis volume penjualan di pasar domestik sesuai target. “Kami prediksi sekitar 5%-6% tahun ini,” kata Agung kepada Kontan.co.id Kamis (28/12).

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), di Januari-November 2017 ini total penjualan emiten berkode SMGR ini adalah 26,43 juta ton, alias tumbuh 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 24,05 juta ton. Sedangkan penjualan domestiknya tumbuh 5,2% menjadi 24,73 juta ton dari Januari-November tahun lalu, 23,49 juta ton.

Kenaikan paling tajam berasal dari pasar ekspor yang meningkat hingga tiga kali lipat sampai November 2017 ini. Sampai November 2016, ekspor SMGR hanya 550.000 ton, sedangkan periode yang sama tahun ini sudah mencapai 1,7 juta ton.

Agung mengatakan, saat Oktober dan November memang terjadi lonjakan permintaan yang cukup tinggi. Tapi, kenaikan ini kemungkinan terhenti. “Bulan ini kemungkinan tidak sebesar bulan yang lalu, dimana sekarang musim hujan dan biasanya ada penundaan proyek pembangunan,” urainya.

KONTAN.CO.ID